Beda Nasib Madrid dan Barca di Liga Champion

La Liga masih menyisakan ketiga wakilnya di ajang Liga Champions yang musim ini telah memasuki babak perempat final. Ketiga wakil Spanyol tersebut sekaligus juga merupakan penghuni tiga besar klasemen Liga Spanyol saat ini yaitu Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid. Meski begitu, ternyata ketiga tim tersebut meraih hasil yang berbeda.

Barcelona yaang kemarin melakukan lawatan ke markas Juventus terpaksa pulang dengan tangan hampa usai ditaklukan tuan rumah 3-0. Sedangkan sang rival, Real Madrid justru sukses mempencundangi tuan rumah Bayern Munchen dengan skor akhir 2-1. Sementara itu, Atletico yang bermain di kandang juga berhasil menang atas Leicester City 1-0.

Ada perbedaan yang cukup mencolok antara ketiga wakil spanyol tersebut. Mari kesampingkan Atletico, karena selain bermain di kandang mereka juga hanya menghadapi Leicester City. Selain itu, mereka juga hanya mencetak skor lewat titik putih. Yang berarti tidak ada banyak hal menarik yang bisa dibahas dari pertandingan Los Rojiblancos dini hari tadi.

Ronaldo Selamatkan Madrid dari Kekalahan

Cristiano Ronaldo sukses menjadi pahlawan dalam laga kontra Munchen

Cristiano Ronaldo sukses menjadi pahlawan dalam laga kontra Munchen

Dalam laga yang digelar di markas Bayern Munchen tersebut, lagi-agi Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan bagi kubu Los Merengues. Ronaldo sukses mencetak dua gol pada menit ke-47 dan 77′ setelah sebelumnya tertinggal lewat gol Arturo Vidal. Dua gol CR7 tersebut sekaligus membawa Los Blancos meraih kemenangan dalam laga leg pertama tersebut.

Dan lewat perolehan tersebut, Ronaldo kini menjadi pemain pertama yang mampu mengoleksi 100 gol di Liga Champions. Ronaldo mampu sedikit menggungguli koleksi gol Lionel Messi (97 gol) dan juga legenda Real Madrid, Raul Gonzalez (76 gol). Dan atas pencapaiannya tersebut, Ronaldo pun memberikan komentarnya usai pertandingan di Allianz Arena.

“Saya senang dengan kemenangan ini karena tidak percuma bereaksi sangat bagus untuk mengejar skor. Tak mudah bermain di sini, dan menghadapi lawan kuat seperti Bayern Munchen. Kami membuktikan kelas permainan kami, karena meski tertinggal di babak pertama, kami bisa menyamakan kedudukan pada awal babak kedua, dan unggul dari mereka di akhir pertandingan.” ujar Ronaldo.

“Kuncinya, kami bisa mencetak gol cepat pada babak kedua, dan dari situ, permainan menjadi lebih nyaman. Ini kemenangan yang luar biasa, dan tim bermain sangat bagus. Sekarang, kami membuka peluang lolos, meski pertemuan kedua tetap sangat penting,” lanjut kapten timnas Portugal tersebut.

Saya Senang Peluang Kami Terbuka – Ronaldo

Messi dan Neymar yang tidak mampu berbuat banyak dalam laga kontra Juventus

Messi dan Neymar yang tidak mampu berbuat banyak dalam laga kontra Juventus

Real Madrid sempat tertinggal lebih dulu oleh tuan rumah Bayern Munchen lewat aksi Arturo Vidal. Umpan dari tendangan sudut berhasil disambar dengan tandukan Vidal. Keunggulan tersebut pun sukses bertahan hingga 45 menit babak pertama. Beruntung Ronaldo sukses menyamakan dan membalikan kedudukan tersebut pada babak kedua.

“Saya yakin, jika Neuer tak bermain bagus, kami bisa bisa mendapatkan banyak gol. Sepak bola adalah sesuatu yang penuh dengan kejutan, dan segala sesuatunya bisa terjadi hanya dalam hitungan menit. Kami mencetak gol, Bayern harus bermain 10 orang dan segalanya mendadak menjadi sangat mudah bagi kami,” ujar Ronaldo menyabung komentarnya.

“Kerja keras kami terbayar sudah. Sepanjang masa persiapan, kami mendapat pelajaran berharga, dan berpikir keras untuk menemukan sesuatu yang sesuai agar bisa menaklukkan Bayern Munchen. Sekarang, semuanya sudah mendapat hasil yang sepada. Secara pribadi, saya berlatih keras sepanjang bulan ini agar bisa kembali ke bentuk penampilan terbaik di Liga Champions. Hasilnya sangat bagus, dan sekarang kami memiliki peluang terbuka ke babak selanjutnya. Saya senang,” tutup Ronaldo.

 

Kepastian Nasib Isco di Bernabeu

Real Madrid sukses meraih hasil positif ketika mengalahkan Alaves pekan lalu. Dalam laga yang digelar di Santiago Bernabeu kemarin, ada satu sosok yang cukup menonjol. Pemain tersebut adalah Isco Alarcon, yang sukses mencetak gol kedua bagi El Real dalam laga yang berakhir 3-0 tersebut.

Nama Isco bukan hanya menjadi sorotan dalam laga kontra Alaves saja. Dalam beberapa laga sebelumnya, playmaker asal Spanyol tersebut kerap berperan vital dalam setiap kemenangan Los Galacticos. Pemain berusia 24 tahun tersebut kerap memberikan angin segar ketika tim menemui jalan buntu di sebuah laga.

Isco dipinang Madrid pada  Juni 2013, menyusul performa gemilangnya bersama Malaga di musim sebelumnya. Keputusan pria kelahiran Benalmadina tersebut untuk gabung Madrid tampaknya juga berdampak positif bagi karir internasionalnya. Tidak lama bergabung madrid, Isco langsung dipanggil untuk membela timnas Spanyol.

Peran Isco di Sektor Tengah Madrid

Isco yang membawa Madrid mencukur Alaves 3-0

Isco yang membawa Madrid mencukur Alaves 3-0

Performa Isco saat membawa Real Madrid menghantam Alaves 3-0 seakan makin menegaskan betapa pentingnya peran mantan pemain Malaga tersebut di lini tengah El Real. Meskipun hanya menjadi pelapis dari musim ke musim, Isco selalu tampil maksimal ketika diturunkan di setial laga.

Dan Isco juga terbilang produktif sebagai super-sub dengan mengoleksi tujuh gol dan enam assist dalam 23 penampilannya bersama Madrid di La Liga musim ini. Torehan itu menjadikan Isco sebagai pencetak gol terbanyak keempat musim ini. Di bawah top 3 Cristiano Ronaldo, Karim Benzema dan Alvaro Morata.

Sepak terjang Isco pun menduang berbagai decak kagum dari banyak pihak. Tidak terkecuali sang kiper, Kiko Casilla. Casilla menilai bahwa peran Isco di kubu Madrid kini sangat vital dan tim sangat membutuhkannya untuk menjalani sisa kompetisi musim ini.

“Isco adalah sosok pemain fenomenal. Dia berhasil menunjukkan bagaimana produk lokal dapat begitu berkontribusi dalam kesuksesan tim di setiap pertandingan besar. Ketenangannya ketika mencetak gol juga sungguh luar biasa. Real Madrid butuh pemain seperti Isco. Saya rasa dia lebih menikmati perannya di tim saat ini,” ungkap Casilla.

Zidane Minta Madrid Segera Amankan Isco

Isco diharapkan Zidane untuk memperpanjang kontraknya bersama Madrid

Isco diharapkan Zidane untuk memperpanjang kontraknya bersama Madrid

Kabar tentang keinginan Isco sudah bukan rahasia lagi. Pemain bernama asli Francisco Román Alarcón Suárez ini memang kerap kesulitan untuk mendapat spot di lini tengah Los Blancos. Sepanjang musim ini sang pemain telah mencatatkan 31 penampilan. Selama total penampilan tersebut, Isco bahkan baru 14 kali menjadi starting lineup.

Padahal secara kualitas sosok pemain kelahiran 21 April 1992 ini cukup mengagumkan. Hal ini tentu mengundang minat banyak klub raksasa untuk bisa mengakuisisi Isco dari Bernabeu. Hanya saja kontrak sang pemain yang aktif hingga Juni 2018 tersebut membuat banyak klub harus sabar menanti.

Situasi ini pun menjadi perhatian sang pelatih, Zinedine Zidane. Pelatih yang juga pernah berkostum Madrid tersebut mengaku terkesan dengan kontribusi Isco yang  luar biasa bagi tim. Bahkan Zizou pun tidak segan meminta manajemen klub untuk segera memperpanjang kontrak Isco.

“Saya berharap klub bisa segera menawaran kontrak baru pada Isco. Isco merupakan sosok pemain yang dibutuhkan tim. Dia hanya ingin bermain dan bertahan untuk tim ini. Saya senang dan bangga dengan kontribusinya untuk tim sejauh ini,” ujar Zidane dalam wawancara dengan media setempat.

“Setiap tiga hari, kami memainkan tiga laga penting di Liga Champions dan La Liga. Dan kehadiran Isco dalam tim sangat penting bagi kami. Ketika bermain, Isco merupakan sosok yang mampu membantu mengembangkan permainan para pemain lainnya.” lanjutnya pelatih berkepala plontos tersebut.

Aksi Verratti saat PSG menghadapi Barcelona

Harapan Barca Boyong Verratti dan Dybala Kandas

Harapan Barcelona untuk mendatangkan beberpa bintang pada bursa transfer mendatang sepertinya terpaksa kandas. Terbentur di masalah kontrak para pemain dengan tim asal membuat Tim Catalan terpaksa gigit jari. Padahal rumor tentang ketertarikan Blaugrana terhadap pemain-pemain tersebut telah tercium sejak jauh-jauh hari.

Barcelona memang dikabarkan tengah mengincar beberapa pemain untuk menambah kedalaman skuat musim depan. Kehilangan beberapa nama akibat cedera membuat Blaugrana kehabisan stok pemain pelapis. Mungkin saat ini masih ada sejumlah nama besar di skuad inti, namun itu bukan merupakan jaminan bagi mereka.

Adalah Paulo Dybala dan Marco Verratti yang berhasil membuat Barca patah hati lantaran gagal mencapai kesepakatan transfer. Permasalahan kontrak menjadi penyebab utama kegagalan tersebut, dimana Dybala masih terikat kontrak dengan Juventus hingga 2020 dan Verratti bersama PSG hingga 2021.

“Kami memiliki standar yang cukup tinggi untuk menambah kekuatan tim. Cukup banyak nama yang menjadi alternatif bagi kami. Untuk kasus Verratti dan Dybala, sepertinya agak sulit bagi kami. Sebab mereka merupakan masih memiliki kontrak jangka panjang dengan klub mereka masing-masing.” ujar Direktur Olahraga Barca.

Verratti Masih Betah di PSG

Keputusan Verratti berubah usai PSG kalahkan Barca 4-0

Keputusan Verratti berubah usai PSG kalahkan Barca 4-0

Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) asal Italia, Marco Verratti menegaskan ketidaktertariknnya untuk bergabung dengan Barcelona. Verratti mengaku masih betah berada di Parc des Princes dan masih ingin bermain dan meraih beberapa gelar bersama klub asal ibukota Perancis tersebut.

Sebelumnya agen Verratti, Donato Di Campli sempat menyebutkan bahwa sang pemain akan segera hengkang dari Parc  de Princes jika mereka gagal menjuarai Liga Champion musim ini. Bagaikan angin segar, kabar tersebut pun seakan membuka peluang Barcelona untuk mendatangkan pemain 24 tahun tersebut.

Namun, usai membawa PSG menghabisi Barcelona 4-0 di kandang pada laga leg pertama 16 besar Liga Champions di Parc des Princes bulan lalu, Verratti justru berkata lain: “Saya merasa sangat bahagia disini (Paris). Tim ini memiliki proyek yang luar biasa dan sepertinya saya akan tetap disini musim depan,” ungkap Verratti.

Marco Verratti bergabung dengan Paris Saint-Germain usai mempersembahkan gelar juara Serie B bagi Pescara di musim 2011-2012. Pemain berpostur mungil tersebut telah menyumbangkan 4 gelar Ligue 1, 4 Piala Super Prancis, 3 gelar Piala Liga Perancis, serta 2 titel Piala Prancis selama 5 musim bersama PSG.

Juventus Perpanjang Kontrak Untuk Amankan Dybala

Juventus lebih dulu mengamankan Dybala dengan perpanjangan kontrak

Juventus lebih dulu mengamankan Dybala dengan perpanjangan kontrak

Berbeda dengan kasus Marco Verratti, kabar kegagalan Barcelona dalam mendatangkan Paulo Dybala justru lebih dulu beredar di publik. Pada awal musim lalu, Blaugrana sebenarnya telah mengisyaratkan ketetarikan kepada Dybala saat sang pemain mulai bersinar bersama Juventus.

Namun Juventus yang berniat untuk mengamankan sang pemain dari sambaran klub lain pun tidak ingin kecolongan. Sesaat sebelum kontrak Dybala habis, Bianconeri terus memmantau dan melakukan pendekatan kepada Dybala agar ingin memperpanjang kontraknya di Juventus Arena.

“Dalam beberapa hari ke depan, Juventus dan agen saya akan kembali mengadakan pertemuan. Perkembanganya berjalan positif, tetapi sekarang agen saya akan kembali ke Argentina terlebih dahulu untuk menghadiri acara ulang tahun putranya,” ujar Paulo Dybala.

“Saya tahu pembicaraan ini terjadi sejak November, namun ini semua tidak hanya bergantung kepada saya. Anda juga harus berbicara dengan Juventus,” lanjut pemain asal Argentina tersebut.

Sepertinya strategi klub asal kota Turin tersebut berhasil dan kini Paulo Dybala telah terikat kontrak bersama Juventus hingga tahun 2020. Merupakan hal yang tidak mengenakan bagi Barcelona, karena berarti impian mereka untuk mendatangkan Dybala kandas.