Messi Permalukan Madrid di El Clasico

Lionel Messi menjadi mimpi buruk bagi Real Madrid dalam gelaran El Clasico pada akhir pekan kemarin. Dalam laga tersebut, Barcelona berhasil menggulung El Real yang notabene bertindak sebagai tuan rumah dengan skor tipis 3-2. Gol kemenangan Blaugrana dicetak oleh Messi pada saat laga memasuki masa injury time.

Real Madrid bermain dengan kepercayaan diri cukup tinggi dalam laga El Clasico akhir pekan kemarin. Sebabnya bukan saja hanya karena mereka berstatus sebagai tuan rumah, melainkan dalam beberapa laga terakhir, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan sukses meraih hasil positif ketimbang sang rival, Barcelona.

Sementara itu dari kubu lawan, Barcelona datang ke Santiago Bernabeu dengan semangat tingkat tinggi. Pasalnya, skuad asuhan Luis Enrique tersebut memang gagal meraih hasil maksimal dalam beberapa laga terakhir. Bahkan mereka baru saja tersingkir dari ajang Liga Champions usai takluk dari Juventus dengan skor agregat 3-0.

Barca Salip Posisi Madrid

Messi sukses mencetak gol pada menit akhir pertandingan

Messi sukses mencetak gol pada menit akhir pertandingan

Kemenangan atas tuan rumah Real Madrid dalam laga El Clasico kemarin membuat Barcelona kini berhasil merebut posisi puncak klasemen sementara. Berkat kemenangan yang berakhir dengan skor 3-2 tersebut, Blaugrana kini mengoleksi 75 poin, sama dengan Madrid, hanya saja mereka unggul dalam defisit gol.

Namun Messi dan kawan-kawan sebaiknya tidak bersenang hati terlalu cepat. Pasalnya, skuad asuhan Zinedine Zidane tersebut memiliki satu pertandingan tersisa lebih banyak ketimbang Barca. Sehingga bisa diasumsikan apabila kedua tim meraih kemenangan beruntun dalam sisa musim ini, maka Madrid akan kembali merebut posisi puncak klasemen.

Belum lagi jika dewi fortuna berpihak kepada peringkat ketiga, Atletico Madrid. Meskipun sedikit sulit, bukan tidak mungkin jika Los Rojibancos berhasil merebut posisi runner up apabila mereka terus meraih kemenangan. Apalagi jika ditambah salah satu dari Real Madrid atau Barcelona terpeleset dalam menjalani sisa laga di musim ini.

Kartu Merah Ramos Awal Kehancuran Madrid

Ronaldo yang gagal mencetak gol dalam laga El Clasico kemarin

Ronaldo yang gagal mencetak gol dalam laga El Clasico kemarin

Tampil di kandang sendiri, Real Madrid mendapat perlawanan yang cukup sengit dari tim tamu Barcelona. Akan tetapi, Casemiro justru berhasil membuat tuan rumah memimpin saat laga memasuki menit ke-28. Memanfaatkan bola hasil tendangan Sergio Ramos yang membentur tiang, Casemiro sukses membuat Santiago Bernabeu bergetar.

Meski berhasil unggul lebih dulu, Los Blancos justru kesulitan menahan serangan balasan Barcelona. Dan dengan cepat dua gol balasan pun diciptakan oleh El Barca. Dua gol tersebut disarangkan oleh Lionel Messi pada menit ke-33 dan Ivan Rakitic di menit ke-73.

Mimpi buruk Los Blancos bermula ketika Sergio Ramos diganjar kartu merah pada menit ke-77. Wasit terpaksa mengusir Ramos meninggalkan lapangan lebih awal akibat tekel keras yang dilayangkan sang pemain kepada Messi. El Real pun semakin kesulitan untuk mengejar ketinggalan dari tim tamu.

Bermain dengan 10 orang, mental para punggawa Madrid tidaklah jatuh. Malah mereka sukses mencetak gol penyeimbang lewat aksi James Rodriguez. Umpan silang Marcelo dari sisi kanan pertahanan Barca sukses dikonversikan James menjadi gol pada menit ke-85.

Namun sayang, memasuki masa injury time tepatnya menit ke-90+2, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus mengubur mimpi mereka untuk bisa memenangkan El Casico kali ini. Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan akuratnya.

Pertandingan berakhir dengan skor 3-2 bagi kemenangan Barcelona. Dan atas kemenangan ini, El Barca sukses bertengger di puncak klasemen dengan raihan total 75 poin. Menggeser Los Blancos yang kini menempati posisi runner up dengan jumlah poin yang sama.

Beda Nasib Madrid dan Barca di Liga Champion

La Liga masih menyisakan ketiga wakilnya di ajang Liga Champions yang musim ini telah memasuki babak perempat final. Ketiga wakil Spanyol tersebut sekaligus juga merupakan penghuni tiga besar klasemen Liga Spanyol saat ini yaitu Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid. Meski begitu, ternyata ketiga tim tersebut meraih hasil yang berbeda.

Barcelona yaang kemarin melakukan lawatan ke markas Juventus terpaksa pulang dengan tangan hampa usai ditaklukan tuan rumah 3-0. Sedangkan sang rival, Real Madrid justru sukses mempencundangi tuan rumah Bayern Munchen dengan skor akhir 2-1. Sementara itu, Atletico yang bermain di kandang juga berhasil menang atas Leicester City 1-0.

Ada perbedaan yang cukup mencolok antara ketiga wakil spanyol tersebut. Mari kesampingkan Atletico, karena selain bermain di kandang mereka juga hanya menghadapi Leicester City. Selain itu, mereka juga hanya mencetak skor lewat titik putih. Yang berarti tidak ada banyak hal menarik yang bisa dibahas dari pertandingan Los Rojiblancos dini hari tadi.

Ronaldo Selamatkan Madrid dari Kekalahan

Cristiano Ronaldo sukses menjadi pahlawan dalam laga kontra Munchen

Cristiano Ronaldo sukses menjadi pahlawan dalam laga kontra Munchen

Dalam laga yang digelar di markas Bayern Munchen tersebut, lagi-agi Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan bagi kubu Los Merengues. Ronaldo sukses mencetak dua gol pada menit ke-47 dan 77′ setelah sebelumnya tertinggal lewat gol Arturo Vidal. Dua gol CR7 tersebut sekaligus membawa Los Blancos meraih kemenangan dalam laga leg pertama tersebut.

Dan lewat perolehan tersebut, Ronaldo kini menjadi pemain pertama yang mampu mengoleksi 100 gol di Liga Champions. Ronaldo mampu sedikit menggungguli koleksi gol Lionel Messi (97 gol) dan juga legenda Real Madrid, Raul Gonzalez (76 gol). Dan atas pencapaiannya tersebut, Ronaldo pun memberikan komentarnya usai pertandingan di Allianz Arena.

“Saya senang dengan kemenangan ini karena tidak percuma bereaksi sangat bagus untuk mengejar skor. Tak mudah bermain di sini, dan menghadapi lawan kuat seperti Bayern Munchen. Kami membuktikan kelas permainan kami, karena meski tertinggal di babak pertama, kami bisa menyamakan kedudukan pada awal babak kedua, dan unggul dari mereka di akhir pertandingan.” ujar Ronaldo.

“Kuncinya, kami bisa mencetak gol cepat pada babak kedua, dan dari situ, permainan menjadi lebih nyaman. Ini kemenangan yang luar biasa, dan tim bermain sangat bagus. Sekarang, kami membuka peluang lolos, meski pertemuan kedua tetap sangat penting,” lanjut kapten timnas Portugal tersebut.

Saya Senang Peluang Kami Terbuka – Ronaldo

Messi dan Neymar yang tidak mampu berbuat banyak dalam laga kontra Juventus

Messi dan Neymar yang tidak mampu berbuat banyak dalam laga kontra Juventus

Real Madrid sempat tertinggal lebih dulu oleh tuan rumah Bayern Munchen lewat aksi Arturo Vidal. Umpan dari tendangan sudut berhasil disambar dengan tandukan Vidal. Keunggulan tersebut pun sukses bertahan hingga 45 menit babak pertama. Beruntung Ronaldo sukses menyamakan dan membalikan kedudukan tersebut pada babak kedua.

“Saya yakin, jika Neuer tak bermain bagus, kami bisa bisa mendapatkan banyak gol. Sepak bola adalah sesuatu yang penuh dengan kejutan, dan segala sesuatunya bisa terjadi hanya dalam hitungan menit. Kami mencetak gol, Bayern harus bermain 10 orang dan segalanya mendadak menjadi sangat mudah bagi kami,” ujar Ronaldo menyabung komentarnya.

“Kerja keras kami terbayar sudah. Sepanjang masa persiapan, kami mendapat pelajaran berharga, dan berpikir keras untuk menemukan sesuatu yang sesuai agar bisa menaklukkan Bayern Munchen. Sekarang, semuanya sudah mendapat hasil yang sepada. Secara pribadi, saya berlatih keras sepanjang bulan ini agar bisa kembali ke bentuk penampilan terbaik di Liga Champions. Hasilnya sangat bagus, dan sekarang kami memiliki peluang terbuka ke babak selanjutnya. Saya senang,” tutup Ronaldo.

 

Cerita 3 Wakil Spanyol di Kancah Eropa

Ketiga klub perwakilan Liga Spanyol masih bertahan hingga turnamen Liga Champions musim ini memasuki babak perempat final. Real Madrid, Barcelona dan Atleticco Madrid masih kokoh membawa nama besar La Liga di ajang paling bergengsi di benua biru tersebut. Dari ketiga tim tersebut, hanya Barcelona yang telah menjalani laga perempat final leg pertamanya.

Dini hari tadi Barcelona menjalani laga tandang melawan Juventus. Terbang jauh ke Italia, Blaugrana justru terpaksa pulang dengan tangan hampa. Seakan mengulang pencapaian buruk di babak sebelumnya, dimana saat itu mereka dihancurkan Paris Saint Germain di leg pertama. Beruntung pada leg kedua Messi dan kawan-kawan mampu membalikan keadaan dan akhirnya lolos.

Di tempat lain, dua raksasa Madrid, Real dan Atletico baru akan bertanding pada dini hari nanti. Atletico Madrid akan menjamu juara Liga Inggris musim lalu, Leicester City di Estadio Vicente Calderon. Sementara itu, Los Galacticos justru akan bertolak ke Munchen, Jerman untuk melakoni laga leg pertama yang digelar di markas Bayern Munchen yaitu Stadion Allianz Arena.

Kalah, Barca Mengulang Drama PSG

Barcelona tak berkutik meladeni permainan Juventus

Barcelona tak berkutik meladeni permainan Juventus

Barcelona memang datang ke Juventus Arena dengan sedikit beban pada dini hari tadi. Pasalnya, di akhir pekan lalu mereka tidak berhasil meraih hasil positif atas Malaga. Bukan haanya gagal meraih menang, mereka bahkan kalah dengan skor yang lumayan telak, 2-0. Usaha Lionel Messi dan kawan-kawan dalam menebus gawang yang dijaga Carlos Kameni seakan sia-sia.

Sebagai tuan rumah, Juventus sukses berhasil tampil mendominasi jalannya pertandingan. Alhasil, dua gol Paulo Dybala dan satu dari Giorgio Chiellini sukses mengantar klub asal Turin tersebut membungkan skuad asuhan Luis Enrique dengan skor akhir 3-0. Dani Alves yang dulu juga pernah membela Barca pun mengomentari performa para punggawa Juve yang dinilainya cukup mengagumkan.

“Kami memainkan pertandingan yang hebat dalam hal intensitas defensif, tanpa meninggalkan ruang di belakang, yang membuat lawan kami sangat kesulitan. Hasil ini lebih merupakan kekuatan Juventus daripada kelemahan Barcelona. Kami menampilkan kinerja yang luar biasa dan usaha untuk mendapatkan hasil ini,” ujar Alves dilansir oleh media setempat.

Reuni Kroos di Allianz Arena

Toni Kroos akan reuni di Allianz Arena

Toni Kroos akan reuni di Allianz Arena

Sementara itu, laga antara Real Madrid menghadapi Bayern Munchen juga diprediksi tidak akan kalah panas dari Juve-Barca. Kedua tim saat ini sama-sama berstatus pemimpin klasemen masing-masing liga. Selain dari itu, faktor Toni Kroos juga diperkirakan akan membuat laga ini menjadi lebih menarik. Pasalnya, Munchen merupakan klub yang membesarkan nama Kroos sebelum akhirnya mencuri perhatian El Real.

Adu kuat di segala lini, kedua tim tampaknya memiliki kekuatan yang cukup seimbang dan merata. Kecuali (mungkin) dari sektor penjaga gawang, kualitas kiper kedua tim memang bisa dibilang cukup jauh perbedaannya. Munchen dengan Manuel Neuer yang mana merupakan penjaga gawang utama timnas Jerman, sementara Madrid hanya memiliki Keylor Navas yang catatannya juga tidak begitu spektakuler.

Kembali ke Spanyol, Atletico Madrid akan menyandang status sebagai tuan rumah saat meghadapi Leicester City dalam lanjutan babak perempat final Liga Champions. Dilihat dari peta kekuatan, Atletico memang sedikit lebih unggul karena memiliki Antoine Griezmann. Selain itu, The Foxes juga mendapat bocoran dari sosok Joel Robles yang merupakan pemain jebolan Atletico yang kini bermain di Liga Premier.

“Sebuah hal yang akan menjadi penting adalah karena Atletico mampu mencetak gol dalam situasi bola mati. Leicester harus bertahan dengan baik karena mereka punya kemampuan bagus dalam duel udara. “Atletico adalah tim dengan taktik yang impresif dan sangat berkualitas. Jika mereka bermain serius di kandang, mereka akan mendapatkan kualitas itu. Mereka sangat fokus,” tutup Robles.

Kekalahan Barca Kokohkan Madrid di Puncak

Hasil pertandingan La Liga jornada 31 akhir pekan kemarin melahirkan sejumlah hasil mengejutkan. Runner up saat ini, Barcelona secara mengejutkan tumbang dari tuan rumah Malaga dengan skor fantastis 2-0. Sementara di laga lain, Derby Madrid hanya menghadirkan hasil imbang antara pemimpin klasemen Real Madrid dengan peringkat tiga saat ini, Atletico Madrid.

Barcelona datang ke markas Malaga dengan kepercayaan diri tinggi. Sebab selain berhasil meraih hasil positif dalam beberapa laga sebelumnya, mereka juga tampil dengan kekuatan penuh. Kehadiran Trio MSN juga diharapkan mampu membawa mereka mempecundangi tuan rumah. Namun sayang blunder Neymar membuat dirinya terpaksa diusir wasit keluar lapangan.

Sementara itu, Real Madrid hanya berhasil berbagi poin dengan rival sekota mereka, Atletico Madrid. Pertandingan sempat berjalan alot, bahkan paruh pertama pun hanya berakhir dengan skor kacamata. Tuan rumah sendiri berhasil membuka keunggulan lebih dahulu lewat sundulan Pepe. Beruntung Antoine Griezmann berhasil menyelamatkan Los Rojiblancos dari kekalahan saat laga tersisa kurang dari sepuluh menit.

Kartu Merah Neymar Hancurkan Barca

Neymar menerima kartu merah usai melanggar Llorente

Neymar menerima kartu merah usai melanggar Llorente

Tuan rumah Malaga sukses membuat Barcelona pulang dengan tangan hampa. Dalam laga yang digelar di Estadio La Rosaleda tersebut, Blaugrana tidak berhasil menyarangkan satu gol pun ke gawang tuan rumah yang dijaga Carlos Kameni. Berulang kali serangan bertubi-tubi dari Trio Messi-Suarez-Neymar berhasil dikandaskan oleh Kameni.

Selain apiknya permainan Kameni, ada hal menarik yang menjad sorotan dalam pertandingan Barca kemarin malam. Adalah kartu kuning yang diterima Neymar sebanyak dua kali dalam laga tersebut disinyalir sebagai biang keladi kekalahan El Barca. Neymar sebelumnya diganjar kartu kuning akibat dinilai wasit mengulur waktu dan mengganggu konsentrasi lawan.

Tidak lama setelah itu, Neymar kembali harus diganjar kartu kuning kedua usai melanggar bek Malaga, Diego Llorente. Malaga yang unggul dalam jumlah pemain pun berhasil menambah keunggulan mereka usai sebelumnya berhasil menaklukan kiper Marc-Andre Ter Stegen. Dan kekalahan mereka ini membuat selisih poin mereka dengan El Real semakin menjauh dengan tiga poin.

Griezmann Selamatkan Atletico di Derby Madrid

Griezmann berhasil menyelamatkan Atletico dari kekalahan

Griezmann berhasil menyelamatkan Atletico dari kekalahan

Di lain tempat, Derby Madrid berlangsung cukup panas. Kedua tim menurunkan pasukan terbaik mereka untuk meraih poin maksimal. Namun meski begitu, pertandingan antara kedua raksasa Madrid tersebut hanya melahirkan hasil imbang. Tuan rumah Real Madrid sukses mencetak angka terlebih dahulu sebelum akhirnya disamakan oleh sang lawan, Atletico Madrid.

Real Madrid menurunkan Trio BBC sebagai andalan mereka di lini depan. Begitu pula dengan Los Rojiblancos, deretan pemain terbaik mereka mulai dari Yannick Carrasco, Saul Niguez, Antoine Griezmann hingga Fernando Torres juga turun sejak awal. Alhasil jual beli serangan antara kedua tim pun terjadi sepanjang jalannya pertandingan bertajuk El Derbi Madrileno tersebut.

Sempat beberapa kali mencetak peluang emas, tuan rumah akhirnya berhasil unggul lewat sundulan Pepe pada menit ke-52. Memanfaatkan tendangan bebas yang  dieksekusi oleh Toni Kroos, Pepe yang berhasil lepas dari pengawalan pun langsung menyambar bola dengan kepalanya. Namun harapan El Real untuk menang pupus usai Griezmann berhasil menyamakan kedudukan saat laga tersisa tujuh menit lagi.

Menerima umpan lambung dari sisi kanan, Griezmann yang sukses lolos dari jebakan offside langsung menceploskan bola ke gawang Madrid yang dijaga Keylor Navas. Dan atas hasil tersebut, posisi tiga teratas klasemen saat ini tidak berubah. Madrid tetap kokoh di puncak, Barca di posisi dua, sementara Atletico masih betahn di peringkat tiga klasemen sementara.

Hasil La Liga : Hattrick Morata dan Salto Suarez

Laga tengah pekan dari kedua pemuncak klasemen La Liga Spanyol, Real Madrid dan Barcelona menampilkan pertandingan yang cukup panas. Bertandang ke markas Leganes, Madrid sukses menghajar tuan rumah dengan skor akhir 4-2. Sedangkan di Camp Nou, Barca tanpa ampun menghabisi tim tamu Sevilla dengan skor akhir 3-0.

Real Madrid bermain tanpa kehadiran Trio BBC nya dalam laga tandang kontra Leganes dini hari tadi. Namun itu bukan berarti El Real kehilangan taringnya. Terbukti, aksi Alvaro Morata dan kawan-kawan masih terbilang tajam dengan mencetak empat gol. Malah tiga diantaranya diborong oleh mantan pemain Juventus tersebut.

Sementara itu dari pertandingan kontra Sevilla, Barcelona tampil mendominasi sejak awal. Sempat membuang peluang beberapa kali, gol akrobatik Luis Suarez sukses membuat seisi Stadion Camp Nou pecah. Tuan Rumah kemudian menambah keunggulan mereka dua gol lagi lewat aksi oleh Lione Messi.

Hattrick Morata Kokohkan Madrid di Puncak

Morata yang sukses mencetak Hattrick dalam laga kontra Leganes

Morata yang sukses mencetak Hattrick dalam laga kontra Leganes

Berkunjung ke markas Leganes, Real Madrid datang dengan sangat optimis meski tanpa kehadiran trio BBC (Bale, Benzema, Cristiano). Tanpa bermaksud meremehkan kekuatan Leganes, keputusan pelatih Zidane untuk mengistirahatkan mereka ini terbilang tepat. Sebab mereka masih memiliki jadwal di luar La Liga yang menuntut kehadiran sang trio seperti Liga Champion misalnya.

Dan ternyata keputusan Zizou tidak mempengaruhi kualitas permainan tim sama sekali. Madrid tetap tampil menyerang dan mendominasi. Los Blancos membuka keunggulan lewat gol James Rodriguez saat laga baru berjalan 15 menit memanfaatkan umpan dari Marco Asensio. Hanya butuh tiga menit sebeum akhirnya Morata menambah keunggulan Madrid menjadi 2-0 lewat sundulannya.

Memasuki menit ke-23, Morata lagi-lagi menjadi mimpi buruk bagi kiper Leganes. Tembakan kaki kanannya tak mampu dibendung Iago Herrerin. Leganes sempat memperkecil ketinggalan mereka pada menit ke-32 dan 34 lewat gol Gabriel Pires dan Luciaano Neves. Namun di akhir laga Morata berhasil mempertegas kemenangan Los Galacticos lewat sundulannya. Sekaligus menutup pertandingan dengan skor akhir 4-2.

Suarez Awali Kemenangan Barca Lewat Gol Akrobatik

Luis Suarez membuka keunggulan Barca lewat gol akrobatik nan cantik

Luis Suarez membuka keunggulan Barca lewat gol akrobatik nan cantik

Barcelona menjalani laga kandang mereka menghadapi Sevilla pada dini hari tadi. Luis Enrique menurunkan para punggawa terbaiknya dalam laga tersebut. Tampil dengan kekuatan penuh, mereka berhasil mendominasi sejak awal laga. Namun publik Campo Nou baru bisa bersorak saat laga memasuki menit ke-25. Tim tuan rumah sukses memecah kebuntun melalui gol cantik Luis Suarez.

Suarez sukses membuka keungguan tuan rumah usai bola hasil tendangan akribatiknya melesat deras ke dalam gawang Sevilla. Bola yang gagal diantisipasi oleh Sevilla, Sergio Rico tersebut pun menjadi awal dari pesta gol mereka. Berhasil unggul tidak membuat mereka mengendurkan serangannya. Dua gol tambahan kemudian dicetak oleh Lionel Messi masing-masing pada menit ke-28 dan 33. Laga berakhir dengan skor 3-0.

Selain sosok Messi yang sukses memborong dua gol, Suarez pun ternyata juga mendapat perhatian usai laga dini hari tadi. Adalah gol salto akrobatiknya yang berhasil membuat Suarez dihujani banyak pujian. Dimintai komentarnya soal gol indahnya tersebut, Suarez pun menjawab dengan rendah hati:

“Sebagai striker, saya selalu tahu bahwa ketika bola berada di kotak penalti lawan, Anda harus mengarahkannya ke gawang. Tidak ada ruang untuk bergerak, tetapi striker yang bagus selalu tahu di mana letak gawang. Saat bola berada di udara dan ada pemain lawan yang mengawal, itu (tendangan salto) satu-satunya pilihan saya. Saya tidak punya opsi lain,” ujar Suarez.

 

Kepastian Nasib Isco di Bernabeu

Real Madrid sukses meraih hasil positif ketika mengalahkan Alaves pekan lalu. Dalam laga yang digelar di Santiago Bernabeu kemarin, ada satu sosok yang cukup menonjol. Pemain tersebut adalah Isco Alarcon, yang sukses mencetak gol kedua bagi El Real dalam laga yang berakhir 3-0 tersebut.

Nama Isco bukan hanya menjadi sorotan dalam laga kontra Alaves saja. Dalam beberapa laga sebelumnya, playmaker asal Spanyol tersebut kerap berperan vital dalam setiap kemenangan Los Galacticos. Pemain berusia 24 tahun tersebut kerap memberikan angin segar ketika tim menemui jalan buntu di sebuah laga.

Isco dipinang Madrid pada  Juni 2013, menyusul performa gemilangnya bersama Malaga di musim sebelumnya. Keputusan pria kelahiran Benalmadina tersebut untuk gabung Madrid tampaknya juga berdampak positif bagi karir internasionalnya. Tidak lama bergabung madrid, Isco langsung dipanggil untuk membela timnas Spanyol.

Peran Isco di Sektor Tengah Madrid

Isco yang membawa Madrid mencukur Alaves 3-0

Isco yang membawa Madrid mencukur Alaves 3-0

Performa Isco saat membawa Real Madrid menghantam Alaves 3-0 seakan makin menegaskan betapa pentingnya peran mantan pemain Malaga tersebut di lini tengah El Real. Meskipun hanya menjadi pelapis dari musim ke musim, Isco selalu tampil maksimal ketika diturunkan di setial laga.

Dan Isco juga terbilang produktif sebagai super-sub dengan mengoleksi tujuh gol dan enam assist dalam 23 penampilannya bersama Madrid di La Liga musim ini. Torehan itu menjadikan Isco sebagai pencetak gol terbanyak keempat musim ini. Di bawah top 3 Cristiano Ronaldo, Karim Benzema dan Alvaro Morata.

Sepak terjang Isco pun menduang berbagai decak kagum dari banyak pihak. Tidak terkecuali sang kiper, Kiko Casilla. Casilla menilai bahwa peran Isco di kubu Madrid kini sangat vital dan tim sangat membutuhkannya untuk menjalani sisa kompetisi musim ini.

“Isco adalah sosok pemain fenomenal. Dia berhasil menunjukkan bagaimana produk lokal dapat begitu berkontribusi dalam kesuksesan tim di setiap pertandingan besar. Ketenangannya ketika mencetak gol juga sungguh luar biasa. Real Madrid butuh pemain seperti Isco. Saya rasa dia lebih menikmati perannya di tim saat ini,” ungkap Casilla.

Zidane Minta Madrid Segera Amankan Isco

Isco diharapkan Zidane untuk memperpanjang kontraknya bersama Madrid

Isco diharapkan Zidane untuk memperpanjang kontraknya bersama Madrid

Kabar tentang keinginan Isco sudah bukan rahasia lagi. Pemain bernama asli Francisco Román Alarcón Suárez ini memang kerap kesulitan untuk mendapat spot di lini tengah Los Blancos. Sepanjang musim ini sang pemain telah mencatatkan 31 penampilan. Selama total penampilan tersebut, Isco bahkan baru 14 kali menjadi starting lineup.

Padahal secara kualitas sosok pemain kelahiran 21 April 1992 ini cukup mengagumkan. Hal ini tentu mengundang minat banyak klub raksasa untuk bisa mengakuisisi Isco dari Bernabeu. Hanya saja kontrak sang pemain yang aktif hingga Juni 2018 tersebut membuat banyak klub harus sabar menanti.

Situasi ini pun menjadi perhatian sang pelatih, Zinedine Zidane. Pelatih yang juga pernah berkostum Madrid tersebut mengaku terkesan dengan kontribusi Isco yang  luar biasa bagi tim. Bahkan Zizou pun tidak segan meminta manajemen klub untuk segera memperpanjang kontrak Isco.

“Saya berharap klub bisa segera menawaran kontrak baru pada Isco. Isco merupakan sosok pemain yang dibutuhkan tim. Dia hanya ingin bermain dan bertahan untuk tim ini. Saya senang dan bangga dengan kontribusinya untuk tim sejauh ini,” ujar Zidane dalam wawancara dengan media setempat.

“Setiap tiga hari, kami memainkan tiga laga penting di Liga Champions dan La Liga. Dan kehadiran Isco dalam tim sangat penting bagi kami. Ketika bermain, Isco merupakan sosok yang mampu membantu mengembangkan permainan para pemain lainnya.” lanjutnya pelatih berkepala plontos tersebut.

Jadwal Tengah Pekan La Liga Jornada 30

Pertengahan pekan La Liga Spanyol menyajikan sejumlah laga panas. Tiga tim teratas klasemen saat ini, Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid juga akan melakoni pertandingan mereka di jornada ke-30 ini. Bagi Madrid, mungkin laga tengah pekan ini tidak akan terlalu menyulitkan sebab mereka akan menghadapi Leganes.

Sementara bagi Atletico Madrid dan Barcelona, pertandingan ini akan menentukan bagaimana persaingan di posisi empat besar klasemen. Pasalnya, Atletico akan dijadwalkan untuk menjamu Real Sociedad yang notabene berada di posisi lima klasemen sementara. Sedangkan Barca dijadwalkan menghadapi Sevilla di Camp Nou.

Pertemuan empat klub tersebut akan sangat mempengaruhi perolehan poin antara Sevilla dan Atletico. Kedua tim tersebut kini sama-sama mengoleksi 58 poin dari total 29 laga. Los Rojiblancos untuk sementara berada di atas Sevilla karea unggul dalam selisih gol. Oleh karena itu, akan terbayang betapa panas atmosfir yang akan tersaji dalam laga dini hari nanti.

Atletico Madrid vs Real Sociedad

Antoinoe Griezmann kembali menjadi andalan di lini depan Atletico madrid

Antoinoe Griezmann kembali menjadi andalan di lini depan Atletico madrid

Stadion Vicente Calderon akan menjadi tempat digelarnya laga antara Atletico Madrid berhadapan dengan Real Sociedad. Ini akan menjadi penentuan bagi Los Rojiblancos, sebab pesaing mereka di posisi 4, Sevilla juga akan menghadapi Barcelona. Kekalahan Sevilla atas Barca dan kemenangan Atletico atas Sociedad akan menjadi penentu kepastian Atletico mengamankan tiket ke zona Eropa musim depan.

Peluang bagi Atletico Madrid sebenarnya bisa dibilang cukup besar. Mengingat mentalitas tim yang sedang menanjak usai berhasil menggeser Sevilla pekan lalu dari posisi ketiga Belum lagi ditambah dengan catatan buruk tim tamu dalam beberapa laga terakhirnya. Hampir bisa dipastikan bahwa skuad asuhan Diego Simeone akan mengamankan posisi tiga.

Sementara itu dari kubu tamu, Real Sociedad tengah mengalami penurunan performa dalam beberapa laga terakhir. Carlos Vela dan kawan-kawan hanya berhasil mencatat hasil satu kali menang, dua serta serta sisanya kalah dalam lima laga terakhir mereka. Bahkan Real Sociedad juga terpaksa merelakan tiga poin mereka usai menyerah di markas Alaves serta seri kontra Leganes dalam dua laga terakhir.

Usaha Barca Kudeta Madrid di Posisi Puncak

Neymar yang baru saja melebihi perolehan gol legenda Barcelona

Neymar yang baru saja melebihi perolehan gol legenda Barcelona

Di lain tempat, laga Barcelona menghadapi Sevilla tidak kalah krusial. Kemenangan akan membuat Barca merebut posisi puncak yang kini dihuni Real Madrid (jika Madrid kalah dari Leganes tentunya). Sementara itu bagi kubu Sevilla, kemenangan di Camp Nou kamis dini hari nanti  akan menjaga peluang mereka untuk menempel dan menunggu Atletico terpeleset dari posisi tiga klasemen.

Namun sepertinya akan sulit bagi tim tamu, mengingat Neymar dan kawan-kawan kini sedang memiliki mental bermain yang sangat baik. Bahkan dalam laga terakhir, skuad asuhan Luis Enrique tersebut berhasil menggilas Granada dengan skor akhir 4-1. Sementara Sevilla hanya mampu meraih hasil seri kontra Sporting Gijon pada akhir pekan lalu.

Beralih ke pemimpin klasemen saat ini, Real Madrid juga akan menjamu Leganes dengan kepercayaan diri penuh. Kemenangan 3-0 kontra Alaves pekan lalu menjadi modal Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan untuk mempertahankan tren positif mereka dalam menjalani sisa kompetisi musim ini. Untuk susunan pemain, Madrid dikabarkan akan menurunkan kekuatan penuh seperti saat menghadapi Alaves pekan lalu.

Catatan positif mereka dalam beberpa laga terakhir diperkirakan akan menjadi modal. Selama tujuh laga terakhirnya di semua ajang kompetisi, Marid tidak pernah sekalipun menelan kekalahan dengan total raihan enam hasil menang dan satu kali seri.

Madrid Amankan Puncak Klasemen La Liga

La Liga pada jornada 29 kemarin memberikan hasil yang cukup memuaskan bagi dua klub pemuncak klasemen teratas Liga Spanyol musim ini. Real Madrid dan Barcelona sama-sama meraih hasil sempurna pada laga yang digelar pada akhir pekan kemarin. Adapun hasilnya adalah Madrid sukses mengalahkan Alaves dengan skor 3-0 sementara Barcelona menghancurkan Granda dengan skor akhir 4-1.

Kemenangan tersebut tidak hanya membuat posisi mereka aman sebagai dua tim teratas di klasemen sementara. Namun juga sekaligus mempertegas deretan klub papan atas Liga Spanyol yang memastikan tiket ke eropa musim depan. Sebab, dalam laga akhir pekan kemarin, rival sekota El Real, Atletico Madrid  juga sukses mengamankan 3 poin atas tuan rumah Malaga.

Ini membuat posisi tiga teratas kembali kepada tradisi lama dimana posisi tersebut dihuni oleh Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid. Sebab Sevilla kemarin hanya berhasil mengantongi hasil imbang dalam laga melawan tim tamu Sporting Gijon. Inilah sebabnya mengapa Los Rojiblancos sukses mengambil alih kembali posisi tiga dari Sevillistas meskipun hanya unggul dari selisih gol.

Taklukan Alaves Meski Tanpa Tiga Pilar Utama

Isco sukses  mencatatkan nama di papan skor dalam laga kontra Alaves

Isco sukses mencatatkan nama di papan skor dalam laga kontra Alaves

Karim Benzema tampil sebagai pahlawan kemenangan Los Blancos dalam laga di pekan ke-29 ini. Berstatus sebagai tuan rumah, Los Blancos bermain dengan kepercayaan diri penuh untuk bisa mengamankan tiga poin atas sang tamu, Alaves. Meskipun berhasil meraih kemenangan, kubu Madrid sempat dibuat shock pada awal laga.

Adalah Alaves yang hampir unggul lebih dulu pada menit ke-10. Beruntung Francisco Casilla masih mampu mengamankan gawang El Real. Semenit kemudian, cedera membuat Raphael Varane terpaksa ditarik keluar lapangan. Dani Carvajal pun ditunjuk Zinedine Zidane untuk mask menggantikan Varane.

Memasuki menit ke-27, Cristiano Ronaldo hampir saja memecah kebuntuan bagi tuan rumah. Sayang, usaha pemain berkebangsaan Portugal tersebut masih bisa digagalkan penjaga gawang Fernando Pacheco. Karim Benzema baru bisa membuka keunggulan Madrid pada menit ke-31 usai meneruskan operan Dani Carvajal.

Sepanjang babak kedua skor belum juga berubah, Isco baru bisa menambah keunggulan Real Madrid pada menit ke-85. Usai menyambar umpan terobosan dari Ronaldo, Isco mengirim bola ke gawang Alaves yang tidak mampu dibendung oleh Pacheco.

Saat laga tersisa dua menit, Nacho Fernandez berhasil menambah keunggulan tuan rumah. Bola liar hasil tendangan bebas Gareth Bale mampu disontek oleh Nacho untuk sekaligus memastikan kemenangan tuan rumah. Skor 3-0 pun menutup laga antara Real Madrid menghadapi Alaves.

Barca Catat Kemenangan di Markas Granada

Luis Suarez yang membuka keunggulan bagi Barcelona

Luis Suarez yang membuka keunggulan bagi Barcelona

 

Barcelona bermain tanpa kehadiran Lionel Messi dalam laga kontra Granada. Rafinha pun ditunjuk sebagai pelengkap skema trio penyerang Blaugrana mengisi pos yang ditinggalkan Messi. Namun sungguh disayangkan pada menit ke-17, Rafinha harus ditarik keluar akibat mengalami cedera.

Pelatih Luis Enrisque pun memutuskan memasukan Paco Alcacer untuk menggantikan Rafinha. Barcelona baru berhasil membuka keunggulan satu menit jelang turun minum. Aksi Luis Suarez yang melepaskan tembakan terarah membuat kiper lawan gagal menghalau bola hasil tembakannya tersebut

Memasuki babak kedua, pelatih Lucas Ascaraz menarik keluar Victorien Angban dan menggantikannya dengan Jeremie Boga. Baru lima menit babak kedua berjalan, Boga sukses mencatatkan namanya di papan skor usai tembakannya gagal dihalau Marc Andre ter Stegen.

Suarez lagi-lagi menjadi pahlawan bagi Blaugrana. Kali ini lewat umpan terukurnya kepada Alcacer yang sukses diteruskan menjadi tambahan gol bagi Barca di menit 64. Sementara itu, tuan rumah terpaksa bermain dengan 10 pemain usai Uche menerima kartu kuning kedua. Barca kembali menambah pundi gol mereka pada menit ke 83 daan 90 masing-masing lewat aksi Ivan Rakitic dan Neymar.

Prediksi Liga Spanyol: Malaga vs Atletico Madrid

Pada jornada ke-29 ini, Atletico Madrid akan menyambangi markas Malaga dalam lanjutan kompetisi La Liga musim 2016-2017. Dalam laga yang akan berlangsung pada minggu dini hari ini, sebenarnya tidak akan terlalu memberikan perubahan yang signifikan dalam klasemen sementara musim ini. Pasalnya Atletico Madrid akan sulit untuk mengejar Real Madrid dan Barcelona di puncak klasemen seperti musim lalu.

Ini disebabkan karena saat ini Los Rojiblancos hanya berada di posisi empat dengan raihan total 55 poin. Sangat jauh dari pimpinan klasemen, Real Madrid dengan total 65 poin. Paling Atletico bisa menyalip posisi Villarreal di posisi tiga dengan 57 poin, itu pun jika Alexander Pato dan kawan-kawan menelan kekalahan di pertandingan mereka berikutnya.

Bagi tuan rumah, laga pada minggu dini hari nanti sepertinya tidak akan berpengaruh banyak. Mengingat saat ini Malaga hanya duduk di posisi 15 klasemen sementara dengan total 27 poin dari 6 kali menang, 9 imbang dan 13 kekalahan. Namun laga kontra Atletico Madrid tersebut tetap penting sebab bisa menjauhkan resiko terpeleset ke jurang degradasi, mengingat Malaga hanya terpaut satu poin dari Leganes di posisi tiga terbawah.

Preview Laga Malaga vs Atletico Madrid

Antoinoe Griezmann diprediksi tetap menjadi andalan Atletico akhir pekan nanti

Antoinoe Griezmann diprediksi tetap menjadi andalan Atletico akhir pekan nanti

Situasi Atletico Madrid sangat diunggulkan dalam laga yang akan di Estadio La Rosaleda tersebut. Pasalnya catatan hasil tuan rumah saat ini tengah berada dalam kondisi yang kurang memuaskan. Oleh karena itu, meskipun bermain di markas lawan, kemenangan merupakan harga mati bagi Antoine Griezmann dan kawan-kawan. Setidaknya untuk bisa menempel Madrid dan Barca di zona tiga besar.

Untuk susunan pemain, tim tamu dikabarkan akan tampil tanpa Yannick Ferreira-Carrasco akibat sanksi larangan bermain. Pelatih Diego Simeone diprediksi akan mengisi posisi yang ditinggalkan Carrasco tersebut dengan Nicolas Gaitan. Selain absennya Carrasco, tidak akan ada pemain lain yang absen. Duet maut Antoine Griezmann dan Kevin Gameiro pun sepertinya akan masih menjadi andalan Los Rojoblancos di lini depan.

Sementara itu, tuan rumah Malaga mengalami situasi yang  berbeda 180 derajat. Pemecatan pelatih Marcelo Romero awal Maret lalu tampaknya sedikit banyak akan memperngaruhi performa tim. Sanksi larangan bermain tampaknya juga menimpa Charles Dias dan menurut kabar akan digantikan oleh Sandro Ramirez. Namun menurut kabar, kaki sang pemain juga tengah mengalami sedikit masalah.

Data dan Fakta Laga Malaga vs Atletico Madrid

Kekalahan akan berakibat fatal bagi Malaga

Kekalahan akan berakibat fatal bagi Malaga

  • Tercatat dari 27 pertemuan kedua tim tercatat Malaga hanya mampu raih tujuh kemenangan, enam kali imbang dan sisanya di menangkan oleh Atletico Madrid.
  • Dalam dua pertemuan terakhir Atletico selalu mampu mengungguli Malaga saat bermain dilaga kandang. Terakhir Los Rojiblancos mampu menang 4-2 atas Malaga dipertemuan pertama musim ini.
  • Sementara Malaga mampu menang terakhir kali atas Atletico terjadi pada 21 Desember 2015 silam. Dalam laga kandang tersebut Malaga menang dengan skor tipis 1-0.
  • Duet lini depan Atletico, Griezmann dan Gameiro harus mengalami penurunan percaya diri usai gagal membawa timnas Perancis raih kemenangan atas Spanyol dalam laga persahabatan lalu.
  • Tercatat nama Bakary Kone, Recio, Kuzmanovic, Weligton dipastikan absen dilaga nanti karena cedera. Sementara Charles Dias juga masih terkena sanksi larangan bermain.
  • Tiago dan Augusto Fernandez dinyatakan masih belum pulih dari cedera hingga saat ini. Yannick-Ferreira Carrasco juga masih belum bisa diturunkan lantaran terkena sanksi larangan bermain.
  • Kemenangan dalam laga akhir pekan nanti akan membawa Atletico ke posisi tiga besar jika Villarreal menelan kekalahan atas sang lawan.
  • Sementara jika Malaga menelan kekalahan dan apabila Leganes berhasil menang atas sang lawan, maka  Malaga akan turun ke posisi tiga terbawah dan terancam terdegradasi musim ini.
Aksi Verratti saat PSG menghadapi Barcelona

Harapan Barca Boyong Verratti dan Dybala Kandas

Harapan Barcelona untuk mendatangkan beberpa bintang pada bursa transfer mendatang sepertinya terpaksa kandas. Terbentur di masalah kontrak para pemain dengan tim asal membuat Tim Catalan terpaksa gigit jari. Padahal rumor tentang ketertarikan Blaugrana terhadap pemain-pemain tersebut telah tercium sejak jauh-jauh hari.

Barcelona memang dikabarkan tengah mengincar beberapa pemain untuk menambah kedalaman skuat musim depan. Kehilangan beberapa nama akibat cedera membuat Blaugrana kehabisan stok pemain pelapis. Mungkin saat ini masih ada sejumlah nama besar di skuad inti, namun itu bukan merupakan jaminan bagi mereka.

Adalah Paulo Dybala dan Marco Verratti yang berhasil membuat Barca patah hati lantaran gagal mencapai kesepakatan transfer. Permasalahan kontrak menjadi penyebab utama kegagalan tersebut, dimana Dybala masih terikat kontrak dengan Juventus hingga 2020 dan Verratti bersama PSG hingga 2021.

“Kami memiliki standar yang cukup tinggi untuk menambah kekuatan tim. Cukup banyak nama yang menjadi alternatif bagi kami. Untuk kasus Verratti dan Dybala, sepertinya agak sulit bagi kami. Sebab mereka merupakan masih memiliki kontrak jangka panjang dengan klub mereka masing-masing.” ujar Direktur Olahraga Barca.

Verratti Masih Betah di PSG

Keputusan Verratti berubah usai PSG kalahkan Barca 4-0

Keputusan Verratti berubah usai PSG kalahkan Barca 4-0

Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) asal Italia, Marco Verratti menegaskan ketidaktertariknnya untuk bergabung dengan Barcelona. Verratti mengaku masih betah berada di Parc des Princes dan masih ingin bermain dan meraih beberapa gelar bersama klub asal ibukota Perancis tersebut.

Sebelumnya agen Verratti, Donato Di Campli sempat menyebutkan bahwa sang pemain akan segera hengkang dari Parc  de Princes jika mereka gagal menjuarai Liga Champion musim ini. Bagaikan angin segar, kabar tersebut pun seakan membuka peluang Barcelona untuk mendatangkan pemain 24 tahun tersebut.

Namun, usai membawa PSG menghabisi Barcelona 4-0 di kandang pada laga leg pertama 16 besar Liga Champions di Parc des Princes bulan lalu, Verratti justru berkata lain: “Saya merasa sangat bahagia disini (Paris). Tim ini memiliki proyek yang luar biasa dan sepertinya saya akan tetap disini musim depan,” ungkap Verratti.

Marco Verratti bergabung dengan Paris Saint-Germain usai mempersembahkan gelar juara Serie B bagi Pescara di musim 2011-2012. Pemain berpostur mungil tersebut telah menyumbangkan 4 gelar Ligue 1, 4 Piala Super Prancis, 3 gelar Piala Liga Perancis, serta 2 titel Piala Prancis selama 5 musim bersama PSG.

Juventus Perpanjang Kontrak Untuk Amankan Dybala

Juventus lebih dulu mengamankan Dybala dengan perpanjangan kontrak

Juventus lebih dulu mengamankan Dybala dengan perpanjangan kontrak

Berbeda dengan kasus Marco Verratti, kabar kegagalan Barcelona dalam mendatangkan Paulo Dybala justru lebih dulu beredar di publik. Pada awal musim lalu, Blaugrana sebenarnya telah mengisyaratkan ketetarikan kepada Dybala saat sang pemain mulai bersinar bersama Juventus.

Namun Juventus yang berniat untuk mengamankan sang pemain dari sambaran klub lain pun tidak ingin kecolongan. Sesaat sebelum kontrak Dybala habis, Bianconeri terus memmantau dan melakukan pendekatan kepada Dybala agar ingin memperpanjang kontraknya di Juventus Arena.

“Dalam beberapa hari ke depan, Juventus dan agen saya akan kembali mengadakan pertemuan. Perkembanganya berjalan positif, tetapi sekarang agen saya akan kembali ke Argentina terlebih dahulu untuk menghadiri acara ulang tahun putranya,” ujar Paulo Dybala.

“Saya tahu pembicaraan ini terjadi sejak November, namun ini semua tidak hanya bergantung kepada saya. Anda juga harus berbicara dengan Juventus,” lanjut pemain asal Argentina tersebut.

Sepertinya strategi klub asal kota Turin tersebut berhasil dan kini Paulo Dybala telah terikat kontrak bersama Juventus hingga tahun 2020. Merupakan hal yang tidak mengenakan bagi Barcelona, karena berarti impian mereka untuk mendatangkan Dybala kandas.